7 Wabah Paling Mematikan Dalam Sejarah

Wabah penyakit mematikan yang terjadi dalam perjalanan sejarah meninggalkan catatan berharga. Kematian dengan jumlah korban besar sering terjadi akibat wabah penyakit polio, cacar, kolera maupun ebola.
Berikut ini wabah penyakit dengan kondisi dan penanganan medis yang sulit disembuhkan. Ratusan hingga jutaan korban direnggut nyawanya. Bukan hanya orang-orang yang meninggal, orang-orang yang terjangkit turut mengalami kondisi yang kronis.

1.Flu Spanyol (1918)

Wabah paling mematikan sepanjang sejarah ini dikenal dengan sebutan Spanish Influenza, salah satu jenis dari virus influenza. Flu Spanyol adalah gelombang flu paling pertama yang pernah terjadi.
Kemunculan flu Spanyol pertama dideteksi pada tahun 1918. Lantas menyebar dengan sangat cepat dari Asia, Eropa, hingga Amerika bagian utara. Penyakit ini menelan korban sekitar 50 sampai 100 juta orang dalam waktu dua tahun. Dari informasi yang dihimpun, jumlah korban yang meninggal di Amerika Serikat mencapai lebih dari setengah populasi warga.

2.Maut Hitam (1348)

Penyakit yang popular dengan sebutan The Black Death termasuk salah satu penyakit menular yang melanda wilayah Eropa pada tahun 1348 sampai 1351. Sebanyak 25 sampai 60 persen populasi penduduk Eropa meninggal.

Forum Liputan6

Data lebih akurat mencatat, korban jatuh mencapai lebih dari 75 juta hingga 200 juta jiwa. Wabah yang juga dikenal dengan nama The Great Mortality atau The Pestilence merupakan penyakit pandemik mematikan kedua yang terjadi pada abad pertengahan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Favorit Pembaca

LDL-Kolesterol-Jahat

Kolesterol HDL dan kolesterol LDL mungkin sedikit awam di telinga masyarakat. Hal itu dikarenakan kedua kolesterol tersebut digabungkan me...