Pencegahan Kanker Payudara




Beberapa perubahan gaya hidup dapat membantu secara signifikan mengurangi risiko seorang wanita terkena kanker payudara.

Konsumsi alkohol

Wanita yang minum alkohol secukupnya, atau tidak minum sama sekali, lebih kecil kemungkinannya mengalami kanker payudara dibandingkan dengan mereka yang minum dalam jumlah besar dan secara teratur. Secukupnya berarti tidak lebih dari sekali minum minuman beralkohol per hari.

Latihan fisik

Berolahraga lima hari seminggu telah terbukti mengurangi risiko seorang wanita terkena kanker payudara. Peneliti dari University of North Carolina Gillings School of Global Public Health di Chapel Hill melaporkan bahwa aktivitas fisik - baik ringan atau intens dan sebelum atau setelah menopause – dapat menurunkan risiko kanker payudara jauh lebih rendah, tetapi kenaikan berat badan yang cukup dapat meniadakan manfaat ini.

Latihan dan tingkat kelangsungan hidup kanker - sebuah laporan yang diterbitkan dalam Journal of National Cancer Institute menjelaskan bahwa aktivitas fisik dikaitkan dengan tingkat yang lebih rendah dari kematian kanker payudara dan kaker usus besar.

Diet

Beberapa ahli mengatakan bahwa wanita yang melakukan diet sehat dan seimbang dapat mengurangi risiko terkena kanker payudara.

Terapi Hormon Postmenopause

Membatasi terapi hormon dapat membantu mengurangi risiko terkena kanker payudara. Adalah penting bagi pasien untuk membahas pro dan kontra mengenai terapi hormone post menopause secara menyeluruh dengan dokter.

Berat badan

Wanita yang memiliki berat badan yang sehat memiliki kesempatan jauh lebih rendah terkena kanker payudara dibandingkan dengan wanita obesitas atau kelebihan berat badan.

Wanita berisiko tinggi kanker payudara

Dokter mungkin menyarankan obat estrogen-blocking, termasuk tamoxifen dan raloxifene kepada wanita yang berisiko tinggi terserang kanker payudara. Tamoxifen dapat meningkatkan risiko kanker rahim. Operasi pencegahan merupakan opsi yang memungkinkan bagi perempuan yang berisiko sangat tinggi.

Skrining kanker payudara

Pasien harus mendiskusikan dengan dokter mereka kapan harus memulai pemeriksaan dan tes skrining kanker payudara.

Menyusui

Wanita yang menyusui memiliki risiko lebih rendah terkena kanker payudara dibandingkan dengan wanita yang tidak menyusui.

Penderita yang selamat dari kanker payudara dan risiko diabetes

Wanita menopause yang menderita kanker payudara lebih mungkin untuk terserang diabetes dibandingkan dengan wanita lain seusia mereka yang tidak memiliki kanker payudara, peneliti dari Women's College Hospital, Women's College Research Institute, Toronto, melaporkan hal tersebut dalam jurnal Diabetologia.

Para penulis menambahkan bahwa penderita kanker payudara terutama yang telah menjalani kemoterapi berisiko terkena diabetes.

Selama beberapa tahun terakhir, para ilmuwan telah menjadi semakin sadar akan adanya hubungan antara kanker dan diabetes. Asosiasi ini bekerja secara sebaliknya juga - wanita dengan diabetes 20% lebih mungkin untuk terserang kanker payudara setelah menopause dibandingkan dengan wanita lain yang tidak diabetes.

Para ahli mengatakan bahwa semakin banyak perempuan bisa selamat dari kanker payudara, maka akan jauh lebih penting untuk memahami apa dampak jangka panjang bagi para penderita tersebut ketika mereka makin tua.



Share this article :
 
Comments
0 Comments

Poskan Komentar

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. info-kes.com - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger